AGPAII Situbondo Mengutuk Aksi Teror Bom Surabaya

oleh

SITUBONDO | Jejak-kasus.com – Terkait kejadian bom bunuh diri di Surabaya yang mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia dan luka-luka. Pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Situbondo menyatakan sikap. Rabu, (16/05/2018).

Diantaranya;
1. Turut berbelasungkawa pd keluarga korban;
2. Mengutuk tindakan terorisme, aksi bom bunuh diri, karena terorisme bukan ajaran Islam;
3. Mengajak masyarakat tidak takut, melawan terorisme dalam kedaulatan wilayah NKRI;
4. Mengajak tingkatkan ukuwah Islamiyah dan menolak adu domba umat Islam;
5. Menyerukan personil BIN, intelejen, densus 88, polri, dan TNI meningkatkan profesionalisme menangani terorisme. Menjamin keamanan masyarakat dan ketentraman kehidupan di bumi Nusantara.

Ketua AGPAII Situbondo, Juma’i M.Pd.I melalui Sekjen ZAinullah, S.Ag. mengucapkan bahwa, “Kami turut berbelasungkawa atas kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya”.

Zainullah menambahkan, “Namun kami mengutuk keras aksi tersebut. Karena hal tersebut (Terorisme) bukan ajaran Islam. Dan kami tidak takut serta melawan radikalisme serta terorisme untuk tumbuh di Situbondo khususnya kepada anak didik masa depan bangsa”, pungkasnya. (P4)

Tentang Penulis: Admin Jejak Kasus

Gambar Gravatar
http://Jejak-kasus.com | Fakta & Akuntabel - Telp/ Wa Pengaduan: 082243319999.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *