Edarkan Pil Trex dan Tramadol, Warga Muncar Ditangkap Polisi

oleh

Jejak-kasus.com | Polda Jatim – Polres Banyuwangi, Jumat, 16/02/2018.
Diduga telah mengedarkan pil trex dan tramadol, Septiyan Hamsyah alias Tiyan alias Tuwek (25) warga Dusun Krajan RT 01 RW 15 Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (14/2/18) diamankan anggota Polsek Muncar. Pelaku diamankan dari kediamannya.

Kapolsek Muncar, Kompol Toha Choiri menyatakan, penangkapan pelaku berawal dari informasi warga masyarakat sekitar yang menyatakan kalau rumah pelaku seringkali dijadikan tempat untuk transaksi pil tramadol dan trex.

“Berawal dari informasi warga, anggota resmob melakukan lidik dan hasilnya benar kalau rumah pelaku sering dijadikan transaksi jual beli sediaan farmasi jenis tramadol dan pil trex,” tutur Kompol Toha Choiri, Jumat (16/2/18).

Dari hasil pengintaian tim resmob, didapati beberapa pemuda yang datang ke rumah pelaku. Ketika dilakukan penggeledahan terhadap pemuda yang keluar dari rumah pelaku, Samsul Huda (20) warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, petugas menemukan pil trex dan tramadol.

“Selanjutnya si pembeli kami bawa ke rumah pelaku, dan di sana akhirnya kami dapatkan barang bukti pil trex dan tramadol serta uang tunai yang diduga hasil penjualan,” ujar Kompol Toha.

Berdasar temuan tersebut, akhirnya Septiyan digelandang ke Mapolsek Muncar. Dan aparat Polsek Muncar berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai hasil penjualan Rp 341 ribu, sebuah HP merk Sony warna hitam berisi transaksi-transaksi, satu bungkus rokok Dunhil hitam, 22 butir pil tramadol, 31 butir pil trex dan beberapa bungkus plastik klip.

“Hingga saat ini polisi terus melakukan pengembangan kasus untuk mencari pelaku lain yang ikut terlibat,” tandas Kompol Toha Choiri yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Rogojampi ini. ( Ted ).

Tentang Penulis: Admin Jejak Kasus

Gambar Gravatar
http://Jejak-kasus.com | Fakta & Akuntabel - Telp/ Wa Pengaduan: 082243319999.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *