JEJAK KASUS JABAR | KALAU TIDAK BERSALAH, JANGAN TAKUT SAMA WARTAWAN APALAGI SAMPAI KASIH UANG

oleh

 

jejak-kasus.com | Provinsi Jabar-Kabupaten Majalengka, Pengadilan negeri Majalengka, Rabu (28/03) telah menggelar sidang nomor surat pelimpahan B-334/0.2.23/Epp.2/03/2018 dengan kasus pemerasan, sebagai terdakwa tiga orang oknum wartawan Yt, Ar dan Sf.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 369 Ayat (1) KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1).

Sebagai hakim ketua Didik Haryadi SH MH, didampingi Ria Agustin SH dan Ida Adriana SH, penuntut umum Agus R Senjaya S.H dan Agus Yuliana I S, SH berikut PP Julius SH. Dengan agenda sidang pemeriksaan para saksi dan korban.

Suasana perjalanan sidang ini begitu ramai dengan hadirnya para Kepala Desa (Kuwu) hampir semua yang berada dikabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat (Jabar), maka sidang ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Polres Majalengka.

Didalam perjalanan sidang, berkali kali Hakim Ketua menanyakan kepada kedua saksi korban yaitu Usup (Kepala Desa Indrakila/korban), saksi Dedi (Kepala Desa Sangkan Hurip/korban) dengan pertanyaan, “Kalau tidak punya kesalahan, kenapa harus takut dan kasih uang?”.

Disela sela kegiatannya awak media berhasil mengkonfirmasi Hakim Ketua Didik Haryadi SH MH, dengan gamblang dirinya menjelaskan.”Berkaca dari keterangan dipersidangan ini, saya mengingatkan kepada siapapun jangan alergi sama jurnalis karena mereka mitra kita dalam pekerjaan.
Dan kalau memang tidak bersalah, jangan takut sama wartawan apalagi sampai kasih uang.
Kalau sampai diberitakan jika tidak bersalah hak kita untuk menuntut dengan cara somasi,” jelas Didik disela-sela kegiatannya.

Penulis : Ato/Leo
Keterangan photo: Suasana Sidang

Tentang Penulis: Admin Jejak Kasus

Gambar Gravatar
http://Jejak-kasus.com | Fakta & Akuntabel - Telp/ Wa Pengaduan: 082243319999.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *