Jumlah Pemilih Untuk Pilwali Mojokerto 2018 Naik Dibanding 2013

0
28
Jumlah Pemilih Untuk Pilwali Mojokerto 2018 Naik Dibanding 2013 copy

MOJOKERTO – Jumlah pemilih pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Mojokerto 2018, mengalami lonjakan dibandingan pada 2013 lalu.

Dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, ada sebanyak 97.025 orang pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).
“Pada Pilwakot 2013, Daftar Pemilih Tetap (DTP) tercatat sedikitnya 93,737 orang pemilih. Sedangkan, DPS saat ini mencapai 97.025 orang pemilih,” kata Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin, saat rapat pleno terbuka penetapan DPS, Kamis (15/3/2018).

Amin menambahkan, naiknya jumlah pemilih tersebut karena ada pemilih baru sebanyak 8,438 orang pemilih.

“Pemilih bertambah, ada penduduk yang pada saat pemilihan nanti sudah cukup usia, atau ada yang pensiun dari TNI/Polri,” tuturnya.

Sebelum dilakukan coklit, lanjut Amin, ada sebanyak 102,398 orang pemilih. Namun setelah dilakukan pemutakhiran data melalui tahapan pencocokan dan penelitian, jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 13,811 orang.

“Sehingga jumlah DPS hasil pemutakhiran sebanyak 97,025 orang pemilih,” kata dia.

Dalam rapat pleno tersebut, semula jumlah pemilih mencapai 105,398 orang dan DPS mencapai 100,025 orang. Namun ternyata setelah dicek ulang, ada kesalahan pengetikan di Kelurahan Surodinawan. Semula, di Kelurahan Surodinawan tercatat 5,889 pemilih. Setelah dicek ulang, seharusnya 2,889 pemilih.

Walaupun ada kekeliruan, Amin telah melakukan revisi pada berita acara Rapat Pleno Terbuka itu. “Tentu saja kami merevisi Berita Acara Rapat Pleno, dan hari ini juga (kemarin) sudah kami kirim ke masing-masing tim paslon dan panwas,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here