oleh

Ketum P3B: Tidak Ada Kejelasan Dugaan Penyerobotan Lahan, Saya Minta Perlindungan Hukum dengan Presiden RI dan Kapolri

Ketum P3B Mustari minta tegas UU 02 tahun 2002 Tentang Pelayanan Masyarakat dan kasus dugaan  penyerobotan lahan warga Air Anyir secara terbuka.

Jejak-kasus.com l Bangka Belitung

Sehubungan adanya dugaan penyerobotan lahan, milik Syamsul Bahari, warga Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka Induk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berlokasi di dekat Dok Mario Kecamatan Merawang. Diduga dijual oleh MD.

Syamsul Bahari melalui Ormas Pemuda Bangka Belitung Bersatu (P3B), Kamis (19/11/2020) mengatakan, kasus dugaan penyerobotan lahan miliknya, masih dalam lidik Polres Bangka.”Saya sudah membantu kepolisian untuk membawa para saksi ke Kanit Tipikor 111 Windaris, untuk mempercepat kasus, dan saya sudah beritahukan kepada Kapolres Bangka Induk AKBP Widi Haryawan, sehubungan dengan adanya laporan pemberitahuan penyerobotan lahan milik Syamsul Bahari,” ungkap Ketua Umum (Ketum) P3B Mustari.

Mustari menyatakan, bahwa ia sudah membantu membawa 6 (enam) orang saksi dihadapan Kanit Tipikor 111 Windaris. Sesuai info berita verbal dari Syamsul Bahari ke Windaris.”Info yang saya dapatkan dari  Kanit 111 Tipikor, mereka  akan mengadakan koordinasi dulu secara interen, dengan atasan mereka, apakah ada unsur pidananya atau tidak,” jelas Mustari.

Ketum P3B berharap, kasus ini secepatnya diproses sesuai hukum yang berlaku dan tolong jangan ada tebang pilih, jangan sampai hukum ini, tumpul ke atas dan tajam kebawah. Dan kami akan adakan aksi di lapangan bersama 50 (lima puluh) orang masyarakat yang siap bersaksi bahwa,  benar lahan itu milik Syamsul Bahari.”Sesuai surat pernyataan yang saya serahkan ke Kapolres Bangka Induk. Dan jika tidak ada kejelasan kasus ini, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002, saya akan meminta perlindungan hukum dengan Presiden RI dan Kapolri serta Kabag Reskrim Mabes Polri,” tutur Mustari.

Lanjut Mustari, Windaris selaku penyidik Polres Bangka Induk, saat dikonfirmasi sehubungan adanya dugaan laporan Syamsul Bahari tentang penyerobotan lahan miliknya dan Syamsul memberikan kuasa kepada Ormas P3B.”Windaris mengatakan, masih proses lidik,” ujar Mustari. (Maulana)

News Feed