Komisi I DPRD Bengkalis Pertanyakan Dokumen Perizinan Perubahan Kapasitas Pengolahan PKS PT PCR

0
27

 

JEJAK-KASUS.COM | Propinsinsi Riau – Kabupaten Bengkalis, Belum selesai masalah pembahasan tentang Limbah PKS PT PCR yang diduga mencemari Kolam Warga Sibanga, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis kembali Pertanyakan Perubahan Kapasitas Pengolahan PKS PT PCR yang berada di Desa Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak PKS PCR, yakni Kepala Tata Usaha (KTU) PKS PCR, Wahyudi, ketika dipertemuan dengan beberapa anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis, Susianto SR, Pipit Lestary Spd, dan Daud Gultom, Senin (26/02/2018) lalu. Yang mana saat itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan Sidak ke PKS PCR terkait limbah PKS PCR yang di duga telah cemari lingkungan.

Tidak hanya itu dalam Pertemuan tersebut Pipit Lestari Spd Angota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis Juga pertanyakan tentang adanya Perubahan Kapasitas Pengolahan PKS PT PCR yang awalnya 45 Ton/Jam Menjadi 60 Ton/Jam.

Wahyudi selaku KTU PKS PCR mengatakan, bahwa Awal berdiri Pabrik PKS PT PCR, Kapasitas Pengolahan Pabrik memang 45 Ton per Jam. Namun di awal Februari 2018 Lalu Pabrik kita sudah Comisioning dari Kapasitas 45 Ton/Jam Menjadi 60 Ton/Jam.

Namun, ketika dipertanyakan oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis, Pipit Lestary Spd, saat itu, yakni terkait “dokumen perijinan pabrik terkait perubahan kapasitas pengolahan, apakah sudah dilengkapi”, lagi-lagi pihak perwakilan PKS PCR saat itu menyatakan “tidak mengetahui dengan jelas”.

Sampai dengan diterbitkan berita ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PKS PCR terkait perubahan kapasitas pengolahan TBS di perusahan tersebut.(Al/arifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here