Merasa Tidak Puas Hasil Pertemuan Dengan Pejabat, Masyarakat Akan Menempuh Jalur Hukum Terkait Galian C PT. RPB di Aliran Sungai.

0
110

Jejak-kasus.com | Seputar Bengkulu – Kaur l Rabu 16 Mei 2018 perwakilan masyarakat asal Padang Guci Hilir Kecamatan Padang Guci Hilir, mengadakan pertemuan dengan Pejabat teras di daerah ini.

Pada saat pembahasan di dalam forum rapat di kantor Bupati Kaur di Padang Kempas, masyarakat memilih keluar dari ruangan pertemuan, Lantaran mereka ber-anggapan tidak sesuai keinginan masyarakat, Dan kesan nya seolah menyalahkan masyarakat.

Masyarakat Padang Guci Hilir Kecamatan Padang guci Hilir, Maharudin, meminta Dinas Teknis terkait menutup lokasi tambang galian c (pasir batu) yang di kelola oleh PT. RPB di desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning.

Maharudin cs beralasan, aktipitas tambang galian c, mengeruk pasir & batu di dalam aliran sungai menggunakan alat berat (eksavator) berdampak di masyarakat, mengakibatkan irigasi persawahan masyarakat lebih tinggi dari air sungai sehingga drainase tidak bisa di manpaatkan lagi (kekeringan), otomatis produktifitas hasil sawah masyarakat menurun tegas Maharudin.

Di anggap tidak sesuai keinginan masyarakat, menutup aktipitas tambang galian c, masyarakat lebih memilih untuk menempuh jalur hukum saja, yang pasti apa yang kami paparkan, pakta bukan rekayasa, dan bisa di croscek di lapangan tutup Maharudin cs, saat di komfirmasi keluar dari ruang rapat.

Salah satu sumber yang tidak lain merupakan sopir di PT.RPB mengatakan, penambangan memakai alat berat sudah di hentikan, yang ada saat ini tambang manual (masyarakat) kami sopir saja,dua bulan gaji kami belum di bayar prusahaan ujar nya.
(Reza).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here