PEMERINTAH KABUPATEN NIAS BARAT SAMBUT KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK KOMISI V DPR RI BESERTA ROMBONGAN.

0
49

NIAS BARAT, JEJAK-KASUS.COM – Bupati Nias Barat Bapak FADUHUSI DAELY, S.Pd, dan  Wakil Bupati Nias Barat, KHENOKI WARUWU, Sekda Nias Barat Bapak SABA’ELI GULO, S.IP, Anggota DPRD Kab. Nias Barat, Seluruh Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kab. Nias Barat, Camat dan sejumlah Tokoh Masyarakat Kabupaten Nias Barat sambut kedatangan Komisi V DPR RI beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja spesifik meninjau berbagai pembangunan yang sudah dan yang akan berlangsung di wilayah Kabupaten Nias Barat 16/03/18

Nias Barat yang merupakan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) dan kami terpaksa menerima kenyataan itu berhubung Kabupaten Nias Barat yang berada di belahan bagian Barat Indonesia lahir (mekar) -+sembilan tahun silam; tentu banyak hal kekurangan dan keterbatasan mewarnai, walaupun sesungguhnya sumber daya alam (potensi) yang dimiliki wilayah ini cukup besar dan banyak, sehingga bila disentuh dan dikembangkan lebih kreatif dengan dukungan Pemerintah Pusat, maka Nias Barat pada khususnya dan Pulau Nias pada umumnya akan sejajar bahkan melebihi kemajuan daerah-daerah lain di Indonesia.

Bupati Nias Barat saat menyampaikan sapaan sekaligus sambutan pada kunjungan Komisi V DPR RI  untuk mengekspos kondisi rill wilayah Kabupaten Nias Barat. bahwa ada empat komponen infrastruktur yang sangat urgen dibangun diwilayah Kabupaten Nias Barat seperti

1. Kondisi Jalan Provinsi dari Nias Barat menuju Bandara Binaka Gunungsitoli sejauh 72 KM yang saat ini sangat memprihatinkan dan sangat tepat pembangunannya dari anggaran APBN mengingat keterbatasan dana Provinsi dan APBD Kab. Nias Barat.

2. Pembangunan Pelabuhan Sirombu Kab. Nias Barat yang selama ini menjadi baro meter nilai harga produk masyarakat seperti Getah, Kopra dan hasil produk lainnya relative rendah, berhubung harus  melalui jalur Pelabuhan Gunungsitoli, sehingga biaya yang dikeluarkan cenderung tinggi; Demikian juga bahan-bahan Pokok Kebutuhan  masyarakat yang harganya cukup melambung tinggi dan mencekik sedangkan daya beli masyarakat sangat rendah.

3. Pembangunan jalan Ring Road dari Lolowa’u (Nias Selatan) menuju Sirombu (Nias Barat) dan Nias Barat menuju Afulu (Nias Utara) yang kondisinya jalannya rusak parah dan sangat tidak layak dilintasi.

4. Normalisasi dua aliran sungai yaitu Sungai Moro’o dan Sungai Lahomi, sehingga bila hujan ½ jam saja maka banjir meluap dan sangat mengganggu aktifitas warga. Keempat komponen tersebut jelas belum mampu di bangun dg mengandalkan APBD Provinsi juga APBD Kabupaten, kami sangat bersyukur  karena tahun ini oleh Kementrian PUPR RI telah mencanangkan Dana Pembangunan Jalan Ring Road Sirombu (Nias Barat) menuju Afulu (Nias Utara) sebesar Rp. 30 Miliar, kami berharap ada penambahan Dana lagi untuk pembangunan Ring Road dari Lolowau (Nias Selatan) menuju Sirombu (Nias Barat) potensi sector Pariwisata di Nias Barat sangat menjanjikan bila ada sentuhan yang serius dari Pemerintah Pusat.

Kami meminta Ketua Komisi V DPR RI dan Anggota DPR Komisi V serta Kementrian PUPR RI, Kemenhub RI dan KPDT agar Nias Barat diperhatikan dan jangan hanya daerah-daerah lain saja, sebab membutuhkan dukungan serius dari Pemerintah Pusat mengingat kondisi sangat terbatas.

Komisi V DPR RI melihat secara dekat kondisi Kabupaten Nias Barat. Dengan harapan bahwa melalui kunjungan ini ada follow up dan tindakan nyata dari Pemerintah Pusat untuk merasakan bahwa Kepulauan Nias barat sangat di perhatikan.

Anggota DPR RI dari Komisi V sekaligus Putra/ (i) Sumatera Utara antara lain Ibu ROSALYNDA MARPAUNG & Bapak SAHAT SILABAN untuk menyampaikan sambutan singkat sebelum KEtua Komisi V – Ir. FARY DJEMY FRANCIS, MMA

Ibu ROSALYNDA MARPAUNG (Fraksi Demokrat) berjanji bahwa siap memperjuangkan pembangunan di Pulau Nias lebih khusus Kabupaten Nias Barat.

Bapak SAHAT SILABAN  (Fraksi Nasdem) menyatakan bahwa Nias Barat layak dijadikan Kawasan Stategi Nasional (KSN) mengingat program Nawacita Presiden Jokowi-JK yang mengutamakan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) & Kawasan Strategi Pariwisata (KSP) mengingat letaknya yang berada di belahan barat Indonesia.

Ketua Komisi V DPR RI – Ir. FARY DJEMY FRANCIS, MMA menyampaikan rasa bangga sekaligus terimakasihnya atas sambutan Bupati & Wakil Bupati serta masyarakat Nias Barat dalam kunjungan Kerja kami Komisi V di wilayah Nias Barat. Meskipun lelah kami rasakan diperjalanan, namun setelah melihat langsung wilayah ini, kelelahan itu sirna apalagi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat yang cukup berkesan bagi kami dan kami sangat apresiasi dan berterimakasih, bahwa apa yang telah disampaikan Bupati tadi terkait dengan beberapa komponen yang harus segera disikapi di wilayah ini, maka kami pastikan bahwa Komisi V siap memperjuangkannya dalam Renja Tahun depan, semoga apa yang diharapkan itu, dapat menjadi kenyataan. Nanti kita lihat langsung kondisi rill Pelabuhan dan jalan ring road yang akan dibangun sehingga ada gambaran bagi kita dalam penyusunan RAPBN kedepan.

Pada akhir acara Bupati & Wakil Bupati didampingi Sekda, Anggota DPRD Nias Barat serta Tokoh Masyarakat diantaranya Ketua PMNBI Faahakhododo Maruhawa, SE.,MM, Penyabar Nakhe (Politisi PDIP), Setieli Gulo,  Sulaeman Daeli, Ketua LBNB Fatizaro Daeli dan segenap Pejabat Eselon lingkup Pemkab Nias Barat memberikan tanda kasih berupa Plaka dan Baju Adat kepada para tamu. (Okta Ndraha).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here