oleh

Perjanjian Damai Diduga Hanya Sepihak. Big bos “PT SING WEALTH TEXTILE ” Ligung Majalengka, Setelah Memukul Karyawannya

Jejakkasus.com| Majalengka – Menindak lanjuti Carli dan REKAN” MEDIA AUDIENSI KE POLSEK LIGUNG “, Pada Hari minggu 12/6/2020, Carlie meminta Mr Lee agar mau membuat pernyataan maaf di atas materai dan di publiksikan baik di media online maupun cetak .

Tujuannya adalah sebagai bentuk jaminan agar beliau ” Mr Lee, tidak mengulangi lagi perbuatannya serta untuk meredam emosi para netizen dan demi terciptanya kondusifitas.

Ditemui di kantornya di desa Beusi, Carlie kembali memberikan statemen terkait pemukulan yang di alami Tatang oleh Mr Lee yang nota bene adalah seorang General Manager di tempat Tatang bekerja PT Sing Wealth Textile , ” mengapa sampai saat ini belum ada kabar dari polsek Ligung terkait permintaan audiensi saya dan rekan media yang meminta Mr Lee untuk membuat pernyataan maaf diatas materai pada senin 29/06/2020 , padahal kan tujuan kita baik , biar tidak terulang lagi penganiayaan kepada karyawan yang lainnya “, ujar Carlie.

Kedatangan kami keperusahaan kurang disambut baik, oleh management perusahaan tersebut, di duga mereka alergi dengan Wartawan/ LSM, sampai berita ini diturunkan, Kamis 16/07/2020, pihak perusahaan susah untuk ditemui dan duduk bareng dengan kami, “ucap Carli.

Kasus seperti Tatang ini menurut keterangan warga sudah sering terjadi namun baru sekarang terexpose dan booming kemana mana , bahkan saya baca di media nasional sudah jadi atensi anggota dewan kabupaten Majalengka , tambah Carlie.

Lebih lanjut Carlie menambahkan , siapa yang bisa menjamin kalau seandainya perbuatan Mr Lee itu tidak terulang lagi . ” karena tidak adanya pernyataan di atas materai , bisa saja si Mr Lee itu mengulangi lagi perbuatannya , ya karena tidak ada jaminannya “, tegas Carlie .

Saya pribadi sangat bersyukur antara Tatang dan pihak perusahaan sudah berdamai , tapi tetap harus ada suatu bentuk pernyataan yang tujuannya bila kejadian itu terulang lagi ada sanksinya buat si Mr Lee .

Pada dasarnya saya tetap meminta agar si Mr Lee bikin pernyataan di atas materai yang isinya permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya .

Dia itu kan WNA ( warga negara asing ) , dia cari duit disini , dia juga harus menghormati hukum yang berlaku disini dong ” , tambah Carlie

” biar paham ya ! , kami itu WPC mengemban misi diplomatik perdamaian dunia , WPC itu bukan LSM ataupun Ormas , WPC itu institusi kemasyatakatan internasional yang beranggotakan 202 negara dan kebetulan saya general staff office mewakili asia tenggara .

Ini kan menyangkut hubungan kedua negara , antara negara si Mr Lee dengan negara Indonesia , siapa yang bisa menjamin kalau seandainya masyarakat yang tau tentang berita penganiayaan ini tidak akan berbuat anarkis .

Jadi kalau kondusif itu harus menyeluruhlah , jangan hanya antara Tatang dengan pihak perusahaan saja ” , ujar Carlie lebih menegaskan. (Yudi Hidayat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed