oleh

Perwakilan 12 Desa Menolak Keras Penambang Laut di Wilayah Teluk Kelabat Dalam 

Jejak-kasus.com l Bangka Belitung – Hasil investigasi media ini di lapangan bahwa, ada sejumlah 600 lebih Ponton Tambang Laut diduga ilegal yang beroperasi di perairan laut Teluk Kelabat Dalam, Jumat (23/10/2020) sekira pukul 15.30 WIB tidak satupun tambang laut beroperasi.
Jejak-kasus.com bergerak dari Desa Pangkal Niur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, menuju Pulau Danto, Dusun Kumpai Telang, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggunakan perahu nelayan.
Dugaan sementara bahwa, menurut informasi yang didapat, rencana investigasi telah diketahui pihak penambang timah ilegal.
Kemudian, ratusan nelayan yang berkumpul di Pulau Danto, perairan Teluk Kelabat Dalam yang tergabung dalam Forum Nelayan Teluk Kelabat (FNTK) terdiri dari,  Bakit, Pusuk, Riding Panjang, Rukem, Kapet, Semulut, Kampung Baru, Tuik, Beruas, Belinyu, Mengkubung dan Rambang.
Beberapa nelayan menyatakan, Kami para nelayan perwakilan 12 desa di perairan laut Teluk Kelabat Dalam, menolak keras aktifitas tambang timah di perairan tersebut.”Kami menolak keras,” tegas nelayan.
Wisnu (40) nelayan Riding Panjang mengatakan, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pernah mengatakan kepada kami, akan membersihkan tambang di areal Teluk Kelabat Dalam, dalam minggu-minggu ini.”Agenda kami menunggu dan meminta terkait janji itu,” ungkapnya
Wisnu berharap, bahwa mereka menyatukan visi menolak tambang dan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tidak ada tambang di area Teluk Kelabat Dalam.”Berdasarkan Perda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 3 Tahun 2020  Tentang Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020-2024 bahwa, Teluk Kelabat Dalam, masuk Zona Tangkap Ikan Nelayan,” paparnya.
Wisnu menyatakan, kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa kami para nelayan, ingin agar seluruh pertambangan laut di Teluk Kelabat Dalam, dibersihkan sesuai dengan janji yang disampaikan pada kami.
(Maulana)

News Feed